Polda Metro Jaya Ringkus Sindikat Judi Online Internasional
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya berhasil membongkar sindikat perjudian daring (online) dengan jaringan internasional yang menggunakan situs “1XBET”. Dalam operasi ini, empat tersangka berhasil ditangkap.
Penyelidikan dan Penangkapan Tersangka
Kasubdit IV Direktorat Siber Polda Metro Jaya, AKBP Grawas Sugiharto, mengungkapkan bahwa kasus ini terungkap setelah tim patroli siber menemukan informasi terkait situs 1XBET dan situs web lain yang berisi konten perjudian pada 23 Mei 2026. Setelah melalui penyelidikan, pada 9 Juni 2026, tim berhasil menangkap empat tersangka yang terlibat dalam beberapa klaster peran di wilayah berbeda.
Menurut Grawas, penangkapan ini menyasar tiga klaster utama dalam jaringan perjudian daring tersebut. Klaster pertama adalah pengepul rekening di Cianjur, Jawa Barat. Klaster kedua adalah operator dan admin website di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sementara klaster ketiga adalah pengendali yang berada di luar negeri.
Rincian Penangkapan
Dari klaster Banjarmasin, polisi berhasil menangkap tiga tersangka yang berperan sebagai koordinator admin yang mengelola transaksi aliran dana judi. Sedangkan dari klaster Cianjur, satu tersangka juga berhasil ditangkap karena perannya sebagai koordinator pemburu rekening nominee untuk sarana deposit dan penarikan tunai dalam operasional judi daring.
Perputaran Uang dan Penyitaan Barang Bukti
Dalam kasus ini, tercatat bahwa perputaran omzet jaringan perjudian tersebut mencapai lebih dari Rp2 miliar sejak April 2026. Polisi berhasil memblokir 75 rekening terkait dan menyita sejumlah barang bukti seperti gawai, laptop, dan buku tabungan. Total saldo yang disita mencapai Rp119 juta.
Tindakan Hukum
Para tersangka akan dijerat dengan sejumlah pasal, antara lain Tindak Pidana Perjudian online, Tindak Pidana Perjudian, dan Tindak Pidana Pencucian Uang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan atau memperjualbelikan data pribadi serta rekening bank kepada pihak lain untuk mencegah kasus serupa terulang.




