Gubernur Sulsel Lakukan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Sungai Maros A
Maros – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan ground breaking pembangunan duplikasi Jembatan Sungai Maros A di Jalan Poros Makassar-Pangkep, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, pada hari Selasa (7/7/2026). Proyek senilai Rp 51,6 miliar tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan di jalur Trans Sulawesi.
Membangun Konektivitas Antar Daerah
Dalam acara ground breaking ini, Gubernur Andi Sudirman mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Maros A merupakan proyek strategis yang akan memperkuat konektivitas antardaerah di Sulawesi Selatan. Proyek ini merupakan bagian dari koridor Jalan Penghubung Makassar-Kabupaten Pangkep yang merupakan Jalur Lintas Sulawesi.
Menurutnya, pelebaran jembatan akan meningkatkan kapasitas jalan nasional, membuat arus lalu lintas menjadi lebih lancar, distribusi barang dan jasa lebih efisien, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi dan Jadwal Pelaksanaan
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah III Sulawesi Selatan, Indra Cahya Kusuma, menjelaskan bahwa proyek ini direncanakan memiliki masa pelaksanaan selama 480 hari kalender atau sekitar 16 bulan. Saat ini, proses persiapan masih berlangsung dengan mutual check antara kontraktor, konsultan supervisi, dan satuan kerja.
Secara teknis, jembatan baru akan dibangun dengan spesifikasi yang sama seperti jembatan eksisting. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 103 meter yang terdiri atas tiga bentang, dua abutment, dan dua pier dengan pondasi menggunakan core pile berdiameter 80 sentimeter dan kedalaman 8 hingga 10 meter.
Pemerintah berharap proyek duplikasi Jembatan Sungai Maros A dapat selesai tepat waktu untuk mengurangi kemacetan di jalur nasional Makassar-Pangkep, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas kawasan di Sulawesi Selatan.





