Penembakan Terhadap Pengemudi Ojek yang Menghalangi Curanmor Sedang Diselidiki Polisi
Jakarta – Polisi sedang menyelidiki kasus penembakan terhadap seorang pengemudi ojek yang terjadi saat ia berupaya menghalangi tindak pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kapolsek Matraman, AKP Suripno, menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung terkait kasus penembakan. Pihak kepolisian telah menerima laporan tentang percobaan pencurian sepeda motor dan penembakan yang terjadi. Selain itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) juga telah dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan informasi lebih lanjut.
Suripno juga mengungkapkan bahwa beberapa saksi telah diperiksa guna mengetahui kronologi kejadian secara lebih detail. Warga yang berani menghalangi percobaan curanmor itu akhirnya mengalami tembakan.
Keterangan dari Saksi Mata
Saksi mata bernama Evi (57) menggambarkan bahwa korban sedang menunggu penumpang ketika peristiwa terjadi. Suasana di Jalan Palmeriam, Matraman, sangat ramai ketika itu. Evi mendengar teriakan “maling” sebelum penembakan terjadi dan melihat sejumlah warga mengejar dua terduga pelaku.
Korban akhirnya terluka akibat tembakan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pelaku melarikan diri setelah menembak korban dan menuju ke arah Jalan Matraman Raya.
Menurut Evi, dua pelaku tersebut menggunakan masker dan pelarian mereka membuat banyak orang tak berani mendekati karena takut terkena tembakan.





