Jakarta – Sejumlah artikel yang ramai dibaca di Kanal Berita VIVA pada Kamis, 30 November 2023, kembali mencerminkan campuran isu yang menyedot perhatian publik: dari kecelakaan maut di jalan raya dan rel kereta, hingga panasnya dinamika politik jelang Pilpres 2024. Salah satu yang paling banyak diburu pembaca adalah soal kronologi Nissan X-Trail yang menabrak penjaga perlintasan hingga tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) di Jakarta Barat.
Nissan X-Trail Tabrak Perlintasan, Publik Soroti Kronologi
Insiden yang melibatkan mobil Nissan X-Trail itu terjadi di perlintasan Jembatan Gantung, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu, 29 November 2023. Kendaraan bernomor polisi B 8569 IN tersebut dikemudikan pria berinisial EM (58). Dalam laporan yang dirangkum VIVA, peristiwa itu diduga kuat dipicu aksi nekat pengendara yang menerobos perlintasan saat kereta Commuter Line rute Tangerang-Jakarta Kota melintas. Kejadian ini menjadi perhatian karena bukan hanya melibatkan tabrakan kendaraan, tetapi juga menimbulkan dampak pada penjaga perlintasan yang berada di lokasi.
Jagorawi dan Kecelakaan Beruntun yang Menelan Korban Jiwa
Di urutan berikutnya, pembaca juga menyorot kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil di ruas Tol Jagorawi KM 5+200 arah Jakarta pada Kamis dini hari. Peristiwa itu menelan korban jiwa dan membuat arus informasi mengenai kondisi para korban menjadi perhatian besar. Kepala Induk Patroli Jalan Raya Jagorawi, Ajun Komisaris Polisi Budi, menyampaikan bahwa terdapat 3 orang meninggal dunia dan 3 orang luka berat. Kecelakaan ini menambah daftar peristiwa lalu lintas yang menyita perhatian publik pada hari yang sama.
Gibran, FX Rudy, dan Polemik Program Prioritas Solo
Di ranah politik, nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ikut ramai diperbincangkan setelah mendapat kritik keras dari senior PDIP, FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy. Sorotan utama tertuju pada 17 program prioritas pembangunan Kota Solo yang menjadi kebanggaan Gibran saat menjabat sebagai wali kota. Menanggapi kritik itu, Gibran memilih menjawab singkat dengan nada menahan diri. “Terima kasih Pak Rudy,” ujarnya, seperti dikutip dalam artikel yang masuk daftar terpopuler.
Anies Baswedan Menepis Tudingan Ahli Tata Kata
Masih dari isu politik menuju Pilpres 2024, capres nomor urut satu Anies Baswedan juga menjadi perhatian setelah menanggapi tudingan bahwa dirinya hanya pandai merangkai kata. Anies membantah anggapan itu dan menegaskan bahwa kerja pemerintahan tidak bisa diukur dari retorika semata. Eks Gubernur DKI Jakarta itu kemudian menyinggung hasil pembangunan yang pernah ia kerjakan saat memimpin Jakarta, termasuk Jakarta International Stadium (JIS) dan revitalisasi trotoar di Ibu Kota. Bagi Anies, capaian semacam itu menjadi jawaban atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.
FX Rudy Singgung Era Soeharto, Dinamika Politik Kian Tajam
Di bagian lain, FX Rudy juga menyorot kondisi politik saat ini dengan membandingkannya dengan era Orde Baru di bawah Presiden Soeharto. Ia menyebut masa Soeharto masih lebih baik dalam cara menghadapi tekanan politik dibandingkan situasi sekarang. Pernyataan itu mempertegas betapa tajamnya suhu politik menjelang pemilu, ketika kritik, sindiran, dan pembelaan silih berganti mewarnai ruang publik.





