Polisi Palsu di Palmerah Ditangkap: Skandal Pengrusakan Motor Warga

by -252 Views

Kasus penipuan berkedok aparat kembali mencuat di Palmerah, Jakarta Barat. Seorang pria yang mengaku sebagai polisi dan diduga membawa kabur sepeda motor milik Adelia (23) akhirnya ditangkap petugas. Peristiwa ini menambah daftar kejahatan yang memanfaatkan kepercayaan korban, terutama dalam transaksi jual beli kendaraan melalui media sosial.

Berawal dari transaksi motor di media sosial

Menurut Kapolsek Palmerah, Kompol Eko Adi Setiawan, penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Jakbar, meski detail waktu penindakan belum diungkapkan. Kasus ini bermula ketika Adelia berniat menjual sepeda motor tahun 2018 miliknya lewat media sosial. Dari sejumlah calon pembeli, ia sepakat bertemu dengan Yohanes, sosok yang menawarkan harga paling tinggi.

Pertemuan yang semula diduga menjadi transaksi biasa justru berubah menjadi ancaman. Yohanes datang bersama rekannya dan mengaku sebagai anggota polisi. Dengan dalih itu, mereka memaksa Adelia menyerahkan motor miliknya, meski surat-surat kendaraan disebut belum lengkap.

Korban dipaksa menyerahkan motor

Situasi di lapangan membuat Adelia tak punya banyak pilihan. Klaim sebagai aparat membuat pelaku terlihat seolah memiliki kuasa, sementara korban berada dalam posisi tertekan. Motor kemudian berpindah tangan tanpa proses jual beli yang semestinya.

Merasa dirugikan, Adelia akhirnya melapor ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan itu menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk menelusuri identitas pelaku dan rangkaian kejadian yang menimpa korban.

Ditangkap, tapi detail penindakan belum dibuka

Kompol Eko Adi Setiawan memastikan pria tersebut sudah diamankan. Namun, pihak kepolisian belum membeberkan kapan tepatnya penangkapan dilakukan maupun peran lengkap rekan pelaku yang ikut dalam pertemuan itu. Meski begitu, kasus ini memperlihatkan bagaimana modus mengaku aparat masih dipakai untuk menekan korban dalam transaksi yang seharusnya berlangsung aman.