Pada tanggal 20 Juli 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi akan meresmikan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Kopdes Merah Putih ini merupakan bagian dari Asta Cita ke-6 Presiden yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal dan memulai upaya pengentasan kemiskinan dari tingkat desa/kelurahan. Menurut Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, Kopdes Merah Putih merupakan salah satu dari trisula pengentasan kemiskinan yang diluncurkan pada bulan Juli 2025.
Hasan menjelaskan bahwa trisula pengentasan kemiskinan tersebut terdiri dari Program Cek Kesehatan Gratis Sekolah, Sekolah Rakyat, dan Kopdes Merah Putih. Program-program ini diimplementasikan sebagai upaya nyata dan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan yang signifikan. Kopdes Merah Putih sendiri diluncurkan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam upaya mencapai tujuan pembangunan ekonomi dari tingkat desa, terlibat 13 kementerian dan 2 badan serta kerjasama dengan para Gubernur, Walikota/Bupati dan Kepala Desa. Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memberdayakan masyarakat desa dalam memerangi kemiskinan serta memberikan akses yang lebih baik terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menjadi sasaran pembangunan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam rangka meluncurkan 80.000 Kopdes Merah Putih, akan diadakan acara peresmian pada tanggal 21 Juli 2025, di mana 103 di antaranya akan dijadikan model percontohan untuk program selanjutnya. Ada harapan bahwa kesuksesan dari 103 Kopdes Merah Putih ini akan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya, sehingga program ini dapat berjalan penuh pada tanggal 28 Oktober 2025. Melalui pendekatan inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, meningkatkan ketahanan pangan, serta mengurangi tingkat kemiskinan.
Program Kopdes Merah Putih juga diperkirakan dapat mendorong usaha lokal, memperpendek rantai distribusi, dan menyediakan akses yang lebih baik bagi masyarakat desa. Dengan pendekatan yang berfokus pada kemakmuran dan kesejahteraan petani, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu mempercepat akses terhadap layanan dan sumber daya yang diperlukan oleh masyarakat desa. Melalui tiga pendekatan utama, yakni membangun koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, dan merevitalisasi koperasi, Kopdes Merah Putih menawarkan berbagai fasilitas seperti kantor, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, cold storage, serta distribusi logistik.
Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat desa secara lebih terjangkau dan aman. Masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses lebih mudah terhadap modal tanpa bergantung pada rentenir, layanan kesehatan yang lebih dekat, serta pangan dan hasil pertanian yang lebih berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui upaya ini, diharapkan bisa tercipta ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di tingkat desa, serta mengurangi tingkat kemiskinan yang ada.
Kopdes Merah Putih: Motor Presiden Dorong Ekonomi Desa
