Kolaborasi Bea Cukai dan Bank Mandiri untuk UMKM Ekspor: ICP 2025

by -172 Views

Dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui akselerasi ekspor, pemerintah kembali menghadirkan program Intensive Collaboration Program (ICP) for New Exporter 2025 tahap kedua. Program ini adalah hasil kolaborasi antara Bea Cukai Makassar dan Bank Mandiri Regional X Sulawesi-Maluku yang diselenggarakan di Mandiri University Campus, Makassar. ICP 2025 ini bertujuan untuk membina pelaku UMKM potensial dalam bidang ekspor dengan pendekatan yang lebih intensif, fokus, dan kolaboratif.

Program ini merupakan kelanjutan dari program “Cerita Ekspor” yang telah sukses dilaksanakan sejak tahun 2021 hingga 2024. Pada sesi pertama, peserta telah mendapatkan pelatihan terkait desain produk dan kemasan ekspor dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta materi tentang tata laksana ekspor dari Bea Cukai Makassar dan kemudahan perizinan produk UMKM dari BPOM.

Sesi kedua program ICP menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, antara lain Aldy Rafzanjadi Thamrin, Direktur CV. Anugrah Global Agriculture, Aziza Rahmaniar Salam, Atase Perdagangan RI untuk Malaysia, dan Herman dari Bank Mandiri Regional X. Dalam sesi tersebut, mereka membagikan wawasan, strategi, dan tantangan dalam memasuki pasar ekspor serta informasi penting seputar akses pembiayaan ekspor bagi UMKM.

Ria Novika Sari, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, menjelaskan bahwa program ICP dirancang sebagai pembinaan berkelanjutan dengan fokus pada praktik nyata. Tujuan utamanya adalah mempersiapkan setiap UMKM untuk bersaing di pasar global. Ade Irawan, Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjalankan program ini. Ia yakin bahwa dari program ini akan lahir eksportir-eksportir baru yang mampu berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Dengan adanya program ICP 2025, diharapkan UMKM Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat meraih kesuksesan di pasar internasional. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global, dengan UMKM sebagai pilar utama perekonomian bangsa.

Source link