Rencana Demo Besar: Liburkan Sekolah Tatap Muka di 5 Kecamatan Maros

by -230 Views

Dinas Pendidikan Kabupaten Maros telah mengumumkan kebijakan belajar dari rumah (BDR) selama dua hari untuk semua sekolah di lima kecamatan, yaitu Mandai, Turikale, Maros Baru, Marusu, dan Lau. Kebijakan ini diberlakukan mulai Senin (1/9/2025) hingga Selasa (2/9/2025) sebagai langkah antisipasi terhadap rencana demonstrasi besar-besaran di wilayah Maros. Plt Kepala Dinas Pendidikan Maros, Andi Wandi Patabai, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Meskipun awalnya hanya 10 sekolah di Kecamatan Turikale yang diterapkan BDR, namun setelah berkoordinasi dengan Polres Maros, diputuskan untuk melibatkan seluruh sekolah di 5 kecamatan karena aksi demonstrasi rencananya akan berlangsung dari kota Maros menuju bandara baru. Kebijakan ini bertujuan utama untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Meski tidak ada pembelajaran tatap muka, proses belajar mengajar akan tetap berlanjut secara daring atau melalui metode penugasan. Guru diharapkan untuk memanfaatkan teknologi pembelajaran yang ada, sementara orang tua diminta untuk ikut aktif dalam mendampingi anak-anak selama proses belajar dari rumah. Evaluasi terhadap kebijakan BDR ini akan dilakukan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, dan jika kondisinya memungkinkan, pembelajaran tatap muka akan segera dilanjutkan.

Namun, jika situasi masih dinilai berpotensi rawan, kemungkinan perpanjangan kebijakan BDR tidak tertutup. Tetaplah pantau informasi terkini terkait kebijakan belajar dari rumah ini untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan peserta didik.

Source link