Penanaman Kelapa Serentak: Program Ditjenpas dan Imigrasi

by -154 Views

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan melaksanakan penanaman pohon kelapa serentak bersama seluruh Indonesia pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta memberikan manfaat ekologis di berbagai lokasi, termasuk di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan ini, 360 ribu bibit kelapa ditanam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan secara nasional. Sedangkan di Sulawesi Selatan, alokasi 10 ribu bibit kelapa tersebar di enam rayon, yaitu Maros, Bantaeng, Palopo, Bone, Pangkep, dan Kepulauan Selayar. Rudy Fernando Sianturi, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, menjelaskan bahwa bibit kelapa ditanam di berbagai lahan, seperti lapas, rutan, dan lahan masyarakat, untuk mendukung program Asta Cita Presiden.

Di beberapa daerah, penanaman kelapa dilakukan di lokasi strategis, seperti pinggiran sungai untuk mencegah longsor. Adapun luas lahan yang digunakan bervariasi, seperti di Maros sebesar 12 hektare, Bantaeng 2 hektare, Kepulauan Selayar 45 hektare, Parepare 4 hektare, Sengkang 17 hektare, dan Palopo 3 hektare.

Pihak berwenang dan masyarakat setempat sangat mengapresiasi kegiatan penanaman kelapa ini. Alwyldan Mustahir, Anggota DPRD Maros, mengungkapkan kesenangannya karena Maros dipilih sebagai pusat kegiatan. Ia berharap agar masyarakat dapat turut menjaga bibit kelapa yang sudah ditanam sehingga dapat tumbuh dengan baik di masa mendatang. Tujuan dari penanaman kelapa ini adalah untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan menuju Indonesia Emas 2045.

Source link