Sindikat Spesialis Curanmor Jakarta: Modus Sewa Kontrakan

by -243 Views

Sindikat pencurian sepeda motor di Jakarta akhirnya terbongkar setelah polisi menelusuri pola operasi yang terbilang rapi dan berulang. Para pelaku tidak datang dengan cara mencolok, melainkan menyamar sebagai penyewa kontrakan atau kamar indekos untuk mendekati calon sasaran. Dari balik modus sederhana itu, mereka menjalankan aksi curanmor secara terencana, menyasar kendaraan yang terparkir di lingkungan tempat mereka menumpang tinggal.

Modus Menyewa, Lalu Mengintai Motor

Kelompok ini disebut beranggotakan enam orang dengan peran berbeda, termasuk seorang penadah. Mereka dikenal sebagai spesialis curanmor dan kerap meminta waktu kepada pemilik kontrakan sebelum beraksi. Setelah memberikan uang muka, para pelaku mulai menempati kamar, lalu mengamati situasi sekitar dan memilih sepeda motor yang dianggap paling mudah dipetik.

Sepanjang 2025, sindikat ini tercatat beroperasi di beberapa titik di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Pola yang mereka pakai membuat mereka tampak seperti penyewa biasa, padahal sejak awal mereka sudah menyiapkan langkah untuk mencuri kendaraan di lokasi tersebut.

Delapan Kendaraan Diamankan, Jalur Penjualan Masih Ditelusuri

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan delapan kendaraan sebagai barang bukti. Namun, penyidik masih menelusuri ke mana motor-motor curian itu dipasarkan setelah keluar dari Jakarta. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, para pelaku biasa menjual motor hasil curian ke wilayah Cianjur, Jawa Barat, dengan sistem pembayaran tunai di tempat.

Mereka juga memanfaatkan media sosial untuk menawarkan barang curian tersebut. Meski sejumlah pelaku sudah teridentifikasi, kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan untuk menemukan kendaraan lain yang kemungkinan telah berpindah tangan.

Terancam Pasal Pencurian

Para pelaku yang telah teridentifikasi dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Polisi menegaskan penyidikan belum berhenti, terutama untuk mengungkap lebih jauh jaringan penjualan dan seluruh barang bukti yang sempat dilepas ke pasaran.