Deteksi Dini Stroke: Penyuluhan Prolanis di Puskesmas Mangasa Makassar

by -64 Views

Penyakit stroke masih menjadi satu dari beberapa penyebab utama kecacatan dan kematian pada kelompok usia lanjut. Untuk mengatasi hal ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar bekerja sama dengan Puskesmas Mangasa, Makassar, menyelenggarakan penyuluhan deteksi dini stroke khusus untuk lansia di wilayah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada lansia dan keluarganya tentang cara mendeteksi gejala stroke secara akurat dan cepat.

Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini cukup menarik dan mudah dipahami, yaitu menggunakan flip card deteksi stroke berbasis metode FAST. Metode FAST singkatan dari Face (wajah), Arm (lengan), Speech (bicara), dan Time (waktu) yang merupakan empat indikator utama untuk mengenali gejala stroke sejak dini. Para peserta diajak untuk memperhatikan perubahan pada wajah, kelemahan pada lengan, serta gangguan bicara pada seseorang, dan diingatkan untuk segera bertindak apabila menemukan gejala tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan secara interaktif, di mana kelompok Prolanis berlatih mengenali tanda-tanda stroke melalui simulasi sederhana menggunakan flip card. Visualisasi yang jelas di flip card membantu peserta memahami proses deteksi dan mengingat langkah-langkah FAST. Menurut Ketua Tim Pengabmas, Dyah Ekowatiningsih, deteksi dini sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi dan memastikan penanganan segera dilakukan.

Heriansyah, salah satu anggota Tim Pengabmas, merasa bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan edukasi ini. Ia menyatakan bahwa penggunaan flip card metode FAST benar-benar membantu peserta memahami gejala stroke dengan cara yang sederhana dan praktis. Selain itu, metode interaktif ini membuat peserta merasa nyaman untuk bertanya dan berbagi pengalaman dalam mengenali tanda-tanda stroke.

Program ini juga membahas pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah stroke, seperti menjaga pola makan, berolahraga teratur, dan mengontrol tekanan darah. Diharapkan melalui kegiatan ini, semakin banyak lansia yang teredukasi dan mampu melakukan deteksi dini stroke secara mandiri di rumah. Program penyuluhan ini akan berlanjut sebagai kegiatan rutin di Puskesmas Mangasa dengan harapan dapat menciptakan lansia yang sehat dan aktif hingga usia lanjut.

Source link