Pada tanggal 10 November 2025, di Jakarta, semangat kepahlawanan terus hidup dan berkembang. Pertamina Patra Niaga, sebagai garda depan dalam memastikan pasokan energi di seluruh Indonesia tetap stabil, menunjukkan semangat itu melalui setiap langkah dan layanan yang mereka berikan. Para pejuang energi ini tidak hanya bekerja di balik kemudi truk tangki, tetapi juga di setiap interaksi dengan masyarakat.
Gugun Ayudin, seorang Awak Mobil Tangki (AMT) Integrated Terminal Jakarta, melihat tugasnya sebagai bentuk pengabdian dalam menghadapi kerumitan lalu lintas Ibukota. Meskipun dihadapkan dengan kemacetan, Gugun tetap memastikan energi tersalurkan dengan aman dan tepat waktu. Bagi Gugun, tanggung jawab besar terhadap masyarakat selalu menjadi prioritas utama.
Dari Integrated Terminal Rewulu, Mahmudah memiliki perjalanan karier yang inspiratif selama sebelas tahun sebagai AMT. Sebagai seorang wanita, Mahmudah berjuang melawan pandangan bahwa pekerjaan ini tidak cocok untuknya dan membuktikan bahwa wanita pun bisa berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi. Di sisi lain, Linda Priani dan Dwi Herawati, Operator SPBU, juga menunjukkan dedikasi mereka dengan melayani pelanggan dengan senyum dan pengabdian.
Pada momentum Hari Pahlawan, Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan energi bagi negeri dengan tanggung jawab dan semangat yang tak pernah padam. Bagi mereka, menjaga ketahanan energi bukan hanya sebuah pekerjaan, tetapi juga bentuk nyata dari pengabdian kepada bangsa. Semangat kepahlawanan terus hidup, baik di masa lalu maupun masa kini, dalam setiap langkah pejuang energi untuk melayani masyarakat Indonesia.





