Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 & 12, HM. Jusuf Kalla (JK) sebagai Ketua Umum DMI, menekankan pentingnya pendidikan, akhlak, serta semangat kewirausahaan untuk kemajuan bangsa. Pada peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, JK menyoroti kontribusi Muhammadiyah dalam mencerdaskan masyarakat melalui pendidikan, pembinaan akhlak, peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pemberdayaan semangat kewirausahaan di kalangan kader Muhammadiyah.
Menurut JK, Muhammadiyah telah berperan besar dalam bidang pendidikan dan pelayanan sosial serta harus didukung oleh pengembangan entrepreneur untuk memastikan kemandirian dan daya saing umat. JK juga menekankan pentingnya mencontoh Rasulullah dalam berwirausaha sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, JK berbagi latar belakang kehidupannya yang didasari oleh tradisi moderat (wasathiyah) dan pengaruh dari dua organisasi besar Islam, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Aisyiyah. JK juga memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Muhammadiyah selama 113 tahun, menyoroti kontribusi besar organisasi ini dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
JK menegaskan bahwa kemajuan bangsa memerlukan kerja keras dan semangat kewirausahaan, serta meminta Muhammadiyah untuk terus memajukan bidang pendidikan nasional. Dengan penekanan pada pentingnya pendidikan, akhlak, dan semangat kewirausahaan, JK berharap agar Muhammadiyah semakin kokoh dalam memberikan kontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.





