Bupati Maros, Chaidir Syam melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta Bandung pada 24 Desember 2025. Tujuan kunjungan ini adalah untuk melihat langsung implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Transmedic yang telah diterapkan di RSUD dr. La Palaloi dan akan segera diadopsi RSUD Camba. Direktur RSJP Paramarta, dr. Jimmy Agung Pambudi menyambut rombongan Bupati Maros.
Bupati Chaidir menegaskan pentingnya digitalisasi dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan efektif. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan dasar rumah sakit saat ini. Setelah penerapan SIMRS Transmedic di RSUD dr. La Palaloi, terjadi peningkatan signifikan di berbagai layanan rumah sakit. Integrasi data, rekam medis elektronik, hingga efisiensi BPJS menjadi standar pelayanan modern yang harus diikuti.
Keberhasilan implementasi SIMRS Transmedic di RSUD dr. La Palaloi menjadi dasar penerapan di RSUD Camba. Chaidir menjadikan digitalisasi di RS Camba sebagai prioritas pada tahun 2025. Selain SIMRS, RS Camba akan mengembangkan layanan telemedicine untuk mengatasi keterbatasan dokter spesialis.
Direktur RSUD dr. La Palaloi, dr. Sri Syamsinar Rachmah juga menambahkan bahwa transformasi digital dalam manajemen dan pelayanan rumah sakit sangat terasa. Dengan adanya sistem digital ini, pekerjaan menjadi lebih efisien dan akurat, serta langsung terlihat hasilnya pada peningkatan kunjungan dan pendapatan rumah sakit. Keberhasilan layanan digital di RSUD La Palaloi meningkatkan kepuasan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan efisien.





