PT Semen Tonasa menandai akhir masa tugas sejumlah karyawannya lewat acara sosialisasi dan pelepasan purna bakti yang digelar di Kantor Pusat PT Semen Tonasa. Momen ini menjadi penegasan bahwa perjalanan panjang para pekerja tidak berhenti pada seremonial pensiun, melainkan meninggalkan jejak kontribusi yang ikut membentuk perusahaan hingga seperti sekarang.
60 Karyawan Masuk Masa Purna Bakti
Dalam kegiatan tersebut, manajemen melepas 60 karyawan yang resmi memasuki masa purna bakti selama periode Februari hingga Desember 2026. Para karyawan ini dinilai telah memberikan sumbangan penting bagi operasional dan perkembangan perusahaan selama bertahun-tahun. Acara juga dihadiri jajaran manajemen PT Semen Tonasa bersama para pegawai yang akan mengakhiri masa pengabdiannya.
Apresiasi atas Dedikasi Panjang
Direktur Keuangan PT Semen Tonasa, Sulaiha Muhyiddin, menyampaikan penghargaan atas dedikasi para karyawan yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai mereka layak menjadi teladan bagi generasi berikutnya karena rata-rata masa kerja mencapai di atas 14 tahun, bahkan ada yang melampaui 35 tahun. Menurut Sulaiha Muhyiddin, pensiun bukanlah garis akhir produktivitas, melainkan pintu menuju fase baru untuk tetap memberi manfaat di tengah masyarakat.
Pengalaman yang Tidak Berakhir di Meja Kerja
Salah satu karyawan yang memasuki masa pensiun, Ilyas HM, mengaku bersyukur atas perjalanan kariernya di PT Semen Tonasa. Ia menyebut masa pengabdian itu tidak hanya memberinya pengalaman kerja, tetapi juga memperluas relasi dan memperkaya perjalanan hidupnya. Melalui pelepasan ini, perusahaan berharap hubungan dengan para purna bakti tetap terjaga sebagai bagian dari keluarga besar PT Semen Tonasa.





