Kajian Ramadan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim SMP Bungaya 89

by -302 Views

Alumni angkatan 1989 SMP Bungaya Makassar memilih cara yang lebih bermakna untuk mengisi Ramadan tahun ini. Mereka menggelar Kajian Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak yatim di Masjid Muallim Muhammadiyah, Jalan Kumala, pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan sekitar sekolah.

Inisiatif Alumni untuk Berbagi di Bulan Suci

Ketua Alumni Angkatan 89, Muh. Idris, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari gagasan salah satu alumni, Hesty, yang dikenal memiliki jejaring kepedulian sosial yang luas. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan di sekitar sekolah.

Ia menegaskan, kegiatan seperti ini penting bukan hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata alumni terhadap lingkungan tempat mereka pernah tumbuh dan belajar.

Kajian Ramadan Bahas Adab Hingga Urusan Jenazah

Kegiatan dibuka oleh mantan Kepala Sekolah SMP Bungaya Makassar, Jamaluddin S.Ag. Setelah itu, kajian Ramadan disampaikan oleh KH. Sudirman S.Ag, Founder Yayasan Tajdidul Iman. Dalam tausiyahnya, ia mengulas adab dan pengetahuan penting dalam menyongsong sakaratul maut, termasuk cara mengurus jenazah sesuai tuntunan Islam.

Jamaah juga mendapat edukasi mengenai langkah awal penanganan jenazah. Untuk memudahkan pemahaman, panitia turut menayangkan video singkat sebagai pengantar sebelum kajian berlangsung lebih jauh.

Ditutup dengan Kepedulian Sosial Nyata

Di akhir acara, alumni menyerahkan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Penyaluran bantuan ini menjadi penegas bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremonial buka puasa bersama, melainkan benar-benar diarahkan untuk menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, alumni SMP Bungaya angkatan 1989 berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, dan pengetahuan keagamaan dapat terus tumbuh di bulan Ramadan, sekaligus mempererat hubungan antara alumni, sekolah, dan warga sekitar.