Ida Nurlaela Ajak Masyarakat Pangandaran Terapkan Empat Pilar Kehidupan

by -468 Views

PANGANDARAN — Di tengah perubahan sosial yang kian cepat, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, memilih turun langsung ke tengah masyarakat Pangandaran untuk menguatkan kembali nilai-nilai dasar kebangsaan. Lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Taman Sagati, Kabupaten Pangandaran, Ida menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh berhenti sebagai hafalan, melainkan harus hadir dalam cara pandang dan perilaku sehari-hari.

Dua Sesi Sosialisasi untuk Menjangkau Lebih Banyak Warga

Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni Sosialisasi Tahap III pada pagi hari dan Sosialisasi Tahap IV pada siang hari. Sejumlah elemen masyarakat hadir, mulai dari tokoh masyarakat, kelompok pemuda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran beragam unsur ini memperlihatkan bahwa penguatan wawasan kebangsaan memang tidak bisa dilakukan setengah hati, apalagi di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

Empat Pilar Bukan Sekadar Materi Seremonial

Dalam kesempatan itu, Ida Nurlaela Wiradinata menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI harus dipahami sebagai pedoman hidup, bukan hanya materi sosialisasi yang dibicarakan sesaat lalu dilupakan. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan baru benar-benar bermakna jika diterapkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjaga harmoni di lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan bahwa sosialisasi semacam ini merupakan bagian dari tanggung jawab anggota MPR dan DPR RI untuk memastikan nilai-nilai luhur bangsa tetap relevan di tengah perubahan zaman. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting agar pemahaman terhadap Empat Pilar tidak berhenti pada tataran teoritis.

Menjaga Persatuan di Tengah Perbedaan

Ida berharap pelaksanaan dua tahap sosialisasi ini dapat memperkuat kesadaran kolektif warga Pangandaran tentang pentingnya persatuan, toleransi, dan keutuhan NKRI. Ia menilai, pemahaman yang utuh terhadap Empat Pilar akan membantu masyarakat bersikap lebih bijak saat menghadapi perbedaan maupun tantangan sosial yang terus berkembang.

Dengan pendekatan langsung seperti ini, pesan kebangsaan yang dibawa Ida tidak hanya menjadi formalitas kegiatan, tetapi juga pengingat bahwa persatuan bangsa dibangun dari kesadaran bersama, dimulai dari lingkungan terdekat masyarakat itu sendiri.