TNI AU Bersihkan 3 Ton Sampah di Maros: Sungai dan TPI Labuang Dibersihkan

by -248 Views

Maros — Tumpukan sampah yang selama ini mengganggu aliran Sungai Maros dan area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuang akhirnya diangkut dalam aksi bersih-bersih besar yang digelar TNI Angkatan Udara (TNI AU) pada 24 Maret. Dalam kegiatan itu, petugas dan relawan berhasil mengumpulkan sekitar 3 ton sampah, sebagian besar berupa plastik yang menumpuk di bantaran sungai dan kawasan TPI.

350 Personel TNI AU Turun ke Sungai Maros dan TPI Labuang

Lebih dari 350 personel TNI AU dikerahkan untuk membersihkan dua titik yang selama ini menjadi langganan sampah tersebut. Total 600 karung sampah berhasil diangkut dari lokasi. Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI AU.

Kepala UPT TPI Labuang, Burhan, mengatakan kegiatan serupa sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir. Ia menilai jumlah personel yang turun tahun ini jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2024 sekitar 200 personel dilibatkan, maka pada tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 350 orang.

Volume Sampah Meningkat Setelah Banjir

Menurut Burhan, penumpukan sampah di kawasan Sungai Maros dan TPI Labuang makin terasa setelah banjir beberapa waktu lalu. Meski pembersihan rutin tetap dilakukan setiap hari, arus sampah yang terbawa ke lokasi itu membuat volume limbah meningkat tajam.

“Sampah yang terkumpul sebagian besar plastik,” kata Burhan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah di kawasan ini bukan hanya soal kebersihan harian, tetapi juga terkait kebiasaan membuang sampah ke sungai yang akhirnya terbawa ke area pesisir dan tempat aktivitas nelayan.

Warga Ikut Terlibat

Tak hanya personel TNI AU, masyarakat sekitar juga ikut turun tangan membersihkan lingkungan. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dari aksi ini, karena upaya menjaga kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas atau aparat.

Melalui kegiatan tersebut, harapan utamanya sederhana namun mendesak: kesadaran warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, bisa tumbuh dan bertahan lebih lama daripada sekadar bersih-bersih sesaat.