Forum Lintas Organisasi Masyarakat (FLO) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi pencapaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN). Mereka menyatakan bahwa hal ini tidak lepas dari kerjasama antara aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah. Ketua Umum FLO Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf, menegaskan bahwa kondisi Jakarta yang kondusif merupakan hasil dari kerja sama antara masyarakat (ormas) dan aparat keamanan. Hal ini juga didukung oleh Global Residence Index Tahun 2026 yang menobatkan Jakarta sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara.
Juaini menekankan peran aktif ormas dalam menjaga ketertiban di tingkat akar rumput. Dia menilai bahwa kolaborasi antara masyarakat, aparat Polri, TNI, dan ormas di Jakarta sangat berkontribusi dalam menjaga keamanan wilayah. FLO, sebagai bagian dari ekosistem sosial, berperan penting dalam menjaga stabilitas ibu kota. Mereka tidak hanya menjadi representasi masyarakat, tetapi juga mitra strategis dalam mendukung keamanan wilayah.
Selain itu, FLO juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Mereka bertindak sebagai wadah untuk menampung aspirasi warga dan menyampaikan kebijakan kepada anggota di tingkat bawah. Dalam upaya memastikan peran tersebut berjalan optimal, FLO melakukan pembinaan internal terhadap ormas yang tergabung, termasuk verifikasi legalitas organisasi. Mereka juga membantu ormas yang belum memiliki kelengkapan administrasi agar memenuhi persyaratan formal.
Dengan pendekatan inklusif, FLO membuka ruang seluas-luasnya bagi ormas untuk bergabung, dengan sekitar 150 ormas telah terdaftar dalam forum tersebut. Hal ini dianggap penting untuk meminimalkan potensi konflik sekaligus memperkuat koordinasi antarorganisasi. Dalam kegiatan Halalbihalal FLO, ratusan perwakilan ormas dari berbagai wilayah di Jakarta hadir untuk memperkuat koordinasi antarormas dan bersilaturahmi.
Dewan Pembina FLO DKI Jakarta, Fahira Idris, menekankan pentingnya peran FLO sebagai jembatan aspirasi publik di tengah dinamika sosial perkotaan. Sejak awal pembentukannya, FLO dirancang bukan hanya sebagai wadah untuk ormas berkumpul, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan. Fahira melihat bahwa keberadaan FLO selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan, dari aksi sosial hingga kolaborasi lintas lembaga.
Momentum Halalbihalal juga dianggap sebagai kesempatan untuk memperkuat kepercayaan antarormas serta mempererat persatuan di tengah keberagaman. Fahira menegaskan bahwa ini adalah momen untuk membersihkan hati, menghapus perbedaan, dan memperkuat persatuan. Seluruh upaya ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas, keamanan, dan kerukunan di Jakarta.





