Nikmat Kuliner Tradisional Khas Pangkep di Dange 71

by -84 Views

Dange 71: Menyajikan Nikmatnya Kuliner Tradisional Khas Pangkep

Warung Dange 71 di Desa Cengkae, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, terkenal dengan kuliner tradisionalnya yang menjadi favorit masyarakat dalam dan luar daerah. Kue dange yang berbahan dasar kelapa parut, tepung beras ketan, dan gula merah ini masih diminati hingga saat ini, menjadikannya oleh-oleh wajib bagi para pelintas Jalur Trans Sulawesi.

Warisan Keluarga yang Tetap Autentik

Pemilik Dange 71, Lisa, mewarisi usaha keluarga yang telah berjalan selama belasan tahun. Lisa menjaga tradisi pembuatan dange dengan mengandalkan cetakan dari tanah liat dan tungku kayu bakar. Proses pembuatan kue ini menghasilkan cita rasa otentik yang selalu disukai oleh para pembeli yang menyemilir ke warungnya setiap harinya.

Rasa Cokelat Keju Jadi Andalan

Dange 71 tidak hanya menyajikan varian original dengan gula merah, tetapi juga varian cokelat dan keju yang menjadi favorit pelanggan. Menurut Lisa, varian cokelat keju menjadi yang paling diminati oleh pelanggan setianya. Harga dange yang terjangkau, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kotak, membuat minat pembeli tetap tinggi dan omzet usaha ini mampu mencapai jutaan rupiah setiap pekannya.

Maulidya, salah satu pembeli setia Dange 71, selalu menyempatkan diri untuk membeli dange setiap melintasi Kabupaten Pangkep. Menurutnya, rasa kue dange yang enak, gurih, dan khas membuatnya terus kembali membeli kue tersebut.

Dange khas Mandalle tetap eksis dan diminati meskipun di era makanan modern. Kelezatan kuliner warisan turun-temurun ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kuliner Kabupaten Pangkep yang terus dijaga kelestariannya.

Source link