Pasar Senggol Makassar: Transformasi Menjadi Kawasan Perdagangan Berbenah

by -74 Views




Perumda Pasar Makassar Raya Terus Dorong Penataan Kawasan Pasar

Perumda Pasar Makassar Raya Mendorong Penataan Kawasan Pasar

Perumda Pasar Makassar Raya terus mendorong penataan kawasan pasar sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat. Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah pembenahan Pasar Senggol yang dikelola oleh Pasar Sambung Jawa. Proses penataan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kepala Pasar, petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, pedagang, tokoh masyarakat, hingga kerja sama dengan Pemerintah setempat.

Proses Penataan Pasar Senggol

Selama sekitar satu bulan terakhir, penataan Pasar Senggol dilakukan melalui kerja gotong royong. Fokus utama penataan adalah merapikan gerobak dan rangka jualan, menyamakan ukuran lapak, serta mengatur akses jalan bagi pengunjung agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman. Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufiq Habir, S.H, menyatakan kesungguhan dalam menjalankan proses penataan ini untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih terstruktur.

Respon Positif dari Pedagang

Respon positif juga datang dari para pedagang Pasar Senggol. Salah satu pedagang pakaian, Hafiz, menyampaikan apresiasi terhadap upaya penataan yang dilakukan pihak pasar. Menurutnya, penataan ini dilakukan demi kebaikan bersama dan para pedagang merasa senang karena adanya komunikasi yang baik antara pihak pengelola pasar dan pedagang.

“Akses jalan juga sudah lebih lega dan gerobak-gerobak tidak mengganggu jalanan. Pengunjung pun merasa lebih nyaman,” kata Hafiz.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Perumda Pasar Makassar Raya berharap Pasar Senggol dapat terus diatur tanpa kehilangan keunikan sebagai salah satu ikon pasar malam di Kota Makassar. Penataan ini diharapkan dapat menciptakan kawasan perdagangan yang bersih, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung kelangsungan usaha para pedagang.

Sumber: Online24jam Makassar


Source link