Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar Ciptakan Inovasi Spray Ekstrak Serai untuk Pengendalian Nyamuk DBD
Sebuah terobosan inovatif dilakukan oleh dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Makassar. Mereka melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Skema Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan menciptakan solusi yang ramah lingkungan.
Spray Ekstrak Serai sebagai Inovasi Insektisida Ramah Lingkungan
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Diversifikasi Spray Ekstrak Serai (Cymbopogon citratus) sebagai Inovasi Insektisida Ramah Lingkungan dalam Pengendalian Nyamuk Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Banta-Bantaeng Kota Makassar” ini, dosen dan tim pengabdian mencoba untuk memberikan solusi yang aplikatif kepada masyarakat dalam upaya pengendalian DBD. Tim pengabdian terdiri atas Dr. H. Ashari Rasjid, SKM., MS, Zaenab, SKM., M.Kes., dan Rafidah, S.ST., M.Kes.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pengendalian Nyamuk
Dr. Siti Nurul Fajriah, S.Pd., S.Ft., Physio, M.Kes. selaku Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Makassar menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan. Dia menekankan bahwa inovasi tersebut diharapkan dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan di lingkungan masyarakat. Lurah Banta-Bantaeng, Anselmus Watratan, S.M. juga memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan, menggarisbawahi bahwa pengetahuan dan inovasi dari perguruan tinggi dapat membantu masyarakat secara nyata.
Pendekatan Sederhana dan Aplikatif dalam Pengendalian DBD
Ketua tim pengabdian, Dr. H. Ashari Rasjid, SKM., MS., menjelaskan bahwa spray ekstrak serai merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi untuk mentransfer inovasi kepada masyarakat secara sederhana dan mudah diterapkan. Penggunaan spray ekstrak serai bukanlah satu-satunya solusi, namun perlu dilakukan secara terpadu dengan penerapan 3M Plus. Ini termasuk menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, dan melakukan tindakan pencegahan lainnya.
Tim pengabdian mendorong masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam pengendalian nyamuk sehingga dapat menjaga lingkungan tetap sehat. Melalui kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Makassar dan masyarakat, diharapkan inovasi spray ekstrak serai dapat menjadi teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi semua pihak.





