Polisi Didirikan Enam Posko Pengamanan Mudik di Tanjung Priok

by -299 Views

Operasi Ketupat Jaya 2025 mulai digelar di Pelabuhan Tanjung Priok dengan pengamanan yang dibuat lebih siaga dari biasanya. Enam posko disiapkan untuk mengawal arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah, terutama jalur laut yang diprediksi tetap ramai pada masa libur Lebaran tahun ini.

Enam Posko Didirikan untuk Kawal Arus Mudik

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah H Tobing, mengatakan persiapan pengamanan sudah berjalan dan difokuskan pada kelancaran mobilitas penumpang yang keluar-masuk pelabuhan. Menurut dia, pengamanan tidak dilakukan sendirian, melainkan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk TNI, PT Pelindo, dan PT Pelni di kawasan pelabuhan.

Martuasah menegaskan bahwa arus mudik dan arus balik menjadi perhatian utama aparat di lapangan. Pelabuhan Tanjung Priok, kata dia, setiap hari masih melayani dua hingga tiga kapal dengan kapasitas penumpang berkisar 2.000 hingga 3.000 orang. Karena itu, posko pengamanan ditempatkan agar pengawasan dan bantuan kepada masyarakat bisa berlangsung lebih cepat dan terarah.

Puncak Pergerakan Diprediksi Akhir Maret

Dari sisi operator pelayaran, PT Pelni Cabang DKI Jakarta telah memetakan puncak arus mudik di Pelabuhan Tanjung Priok pada 29-30 Maret 2025. Kepala PT Pelni Cabang DKI Jakarta, Dicky Dermawan, memperkirakan total penumpang selama musim mudik mencapai 26.820 orang.

Angkutan Lebaran sendiri sudah dimulai sejak 16 Maret hingga 16 April 2025. Dalam periode ini, kapal-kapal penumpang akan terus menghubungkan Jakarta dengan berbagai daerah tujuan di Indonesia, sehingga pengaturan arus di pelabuhan menjadi krusial untuk mencegah penumpukan.

Imbauan untuk Jaga Kelancaran Perjalanan

Selain memperkuat pengamanan, masyarakat juga diingatkan untuk ikut menjaga ketertiban selama perjalanan mudik. Jika terjadi keadaan darurat, warga dapat menghubungi call center 110 yang terhubung dengan SPKT Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan enam posko yang sudah disiapkan serta koordinasi antarlembaga di lapangan, aparat berharap pergerakan penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok selama Lebaran bisa berlangsung lebih aman, tertib, dan tidak mengganggu jadwal keberangkatan maupun kedatangan kapal.