Kriminal Kemarin, Operasi Patuh Jaya, dan Kontroversi Penahanan Ijazah

by -189 Views

Peristiwa kriminal terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Senin (14/7), mulai dari dugaan peredaran beras oplosan yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta harus diusut tuntas dan diproses secara hukum hingga Operasi Patuh Jaya 2025. Selain itu, terdapat berita kriminal lainnya yang menarik untuk disimak pada pagi ini. Pada berita pertama, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan memanggil PT Duta Palma terkait laporan di Polres Metro Jakarta Selatan oleh korban penahanan ijazah, Hebben Tarnando. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) menyatakan bahwa mereka akan meminta klarifikasi dari PT Duta Palma. Pada berita selanjutnya, Kemenaker meminta PT Duta Palma melaporkan wakil menteri ketenagakerjaan ke Kepolisian karena melindungi buruh terkait kasus penahanan ijazah. Berita berikutnya melaporkan penemuan bayi perempuan di tempat pembuangan sampah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyerukan agar dugaan adanya peredaran beras oplosan oleh BUMD di Jakarta diusut tuntas dan diproses secara hukum. Pada berita terakhir, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat memulai Operasi Patuh Jaya 2025 dengan pendekatan edukatif kepada para pengendara, terutama di Traffic Light (TL) Tomang. Aksi polisi ini dimulai dengan pembagian brosur keselamatan lalu lintas dan pembentangan spanduk sosialisasi. Seluruh kejadian ini ditulis oleh Siti Nurhaliza dan diedit oleh Didik Kusbiantoro di Kantor Berita ANTARA.

Source link