Polisi Terus Kejar Pencuri Uang Rp200 Juta di Kantor Wako Jakut

by -217 Views

Polisi masih memburu sopir yang diduga membawa kabur uang Rp200 juta milik seorang perempuan berinisial W saat berada di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu, 23 Juli. Kasus yang semula tampak seperti kehilangan biasa itu kini berkembang menjadi pengejaran terhadap orang yang justru selama ini dipercaya sebagai pengemudi pribadi korban.

Identitas Pelaku Sudah Dikantongi

Kantor Berita ANTARA melaporkan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno GS menyebut pelaku belum berhasil ditangkap meski identitasnya sudah diketahui. Polisi kini masih melakukan pencarian setelah menerima laporan resmi dari korban.

Informasi awal juga datang dari Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Utara, Christian Tamora. Ia menjelaskan bahwa uang senilai Rp200 juta itu hilang saat W berkunjung ke kantor wali kota. Uang tersebut disebut sebagai dana pribadi untuk belanja dan keperluan lain, bukan berkaitan dengan urusan kantor.

Uang Hilang Saat Korban Masih di Kantor

Menurut keterangan yang diterima, W datang bersama timnya menggunakan mobil pribadi yang dikemudikan sopir pribadi. Pertemuan di kantor wali kota berlangsung sekitar 30 menit. Setelah itu, W memanggil sang sopir untuk menjemput di lobi.

Namun mobil tak kunjung muncul. Korban bersama tim kemudian menuju area parkir dan mendapati uang serta barang berharga di dalam kendaraan sudah raib. Dari hasil pemantauan rekaman CCTV, pelaku pencurian diduga kuat adalah sopir W sendiri.

Kepercayaan yang Berujung Laporan Polisi

Yang membuat kasus ini mencolok, sopir tersebut disebut telah lama bekerja untuk korban. Bahkan, menurut informasi yang diterima, biaya keluarganya ikut ditanggung oleh W. Karena itu, dugaan pencurian ini bukan hanya soal kehilangan uang, tetapi juga soal pengkhianatan terhadap kepercayaan yang sudah terbangun lama.

Setelah kejadian itu, W dan timnya langsung mendatangi Polres Metro Jakarta Utara untuk membuat laporan kehilangan. Hingga kini, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku, sementara penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan keberadaan dan peran sopir dalam peristiwa tersebut.