Integrasi Satu Data Indonesia untuk Pembangunan Kaltara

by -108 Views

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., membuka kegiatan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender dan Inklusif di Hotel Luminor. Datu Iqro menjelaskan bahwa perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan inklusif bukan sekadar konsep normatif, melainkan kebutuhan penting dalam memastikan pembangunan yang adil. Keterlibatan aktif masyarakat, dengan pemerintah sebagai fasilitator, sangat penting dalam pembangunan, sesuai yang diungkapkan oleh Datu Iqro.

Kegiatan pelatihan ini memanfaatkan modul resmi Fitra-Skala yang telah teruji secara metodologis, serta didesain berbasis pembelajaran partisipatif menggunakan Learning Management System (LMS). Datu Iqro juga menyoroti beberapa tantangan dalam pengelolaan data dan perencanaan, termasuk keterbatasan infrastruktur, wilayah sulit diakses, dan anggaran yang terbatas. Implementasi kebijakan Satu Data Indonesia diharapkan dapat membantu perencanaan pembangunan menjadi lebih akurat.

Selain itu, Datu Iqro menekankan pentingnya fasilitas umum yang inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas di sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan publik. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus mempromosikan kesetaraan gender dan inklusi dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Datu Iqro berharap peserta pelatihan, yang merupakan bagian dari jaringan masyarakat sipil di Kaltara, dapat serius dalam mengikuti pelatihan dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan.

Dengan keterlibatan masyarakat yang kuat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan publik dan dapat dijalankan secara efektif. Upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Source link