Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah di Novotel Makassar. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program dan kebijakan lintas perangkat daerah serta pemangku kepentingan. Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Muhammad Mario Said, S.IP., M.Si, menjelaskan bahwa forum ini mengikuti Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Tujuan forum ini adalah menyusun program kerja yang terukur dan berdampak langsung pada peningkatan investasi serta kualitas pelayanan publik.
Dengan tema “SINAR KITA: Sinergi Peningkatan Iklim Investasi dan Kualitas Pelayanan Publik yang Unggul, Inklusif, dan Terpercaya”, Mario menekankan pentingnya kolaborasi antara stakeholder di Kota Makassar. Dia menekankan bahwa koordinasi dan kolaborasi merupakan kunci untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha agar berinvestasi dengan mudah dan aman di Makassar. Dalam paparannya, Mario juga menyampaikan capaian positif realisasi investasi Kota Makassar yang terus meningkat, didukung oleh penguatan sistem perizinan, pemanfaatan data dan sistem informasi terintegrasi, serta komitmen reformasi pelayanan publik.
Sementara itu, Ketua Dewan Investasi Kota Makassar, Andi Hudli Huduri, menilai bahwa DPMPTSP memiliki peran vital sebagai penerbit izin dan motor penggerak reformasi layanan investasi. Hudli Huduri menekankan pentingnya kepastian, transparansi, dan respons cepat terhadap hambatan perizinan agar kepercayaan investor tetap terjaga. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang menjadi acuan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, sejalan dengan visi Kota Makassar sebagai kota unggul, inklusif, dan berdaya saing, serta pusat gravitasi ekonomi di Kawasan Timur Indonesia.





