Warga sekitar dan pengguna transportasi di sekitar jembatan penyeberangan orang (JPO) Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), resah atas maraknya aksi komplotan pencopetan. Seorang ojek pangkalan bernama Edi mengungkapkan bahwa aktivitas mencurigakan di area JPO telah menjadi hal biasa. Menurut Edi, orang-orang yang terlihat berkumpul di sepanjang trotoar dan JPO bukan berasal dari lingkungan sekitar dan diduga sebagai pelaku aksi kejahatan jalanan. Kondisi ini membuat masyarakat merasa khawatir dan tidak nyaman, dengan harapan aparat berwenang bisa segera mengambil tindakan tegas.
Para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) yang melintasi JPO di kawasan tersebut juga merasa khawatir dan takut. Lisa, salah seorang pengguna KRL, mengungkapkan kekhawatirannya atas situasi JPO yang dipenuhi orang-orang tidak dikenal yang membuatnya merasa tidak nyaman. Ia juga meminta adanya peningkatan pengawasan di area JPO serta kehadiran petugas keamanan untuk membuat masyarakat merasa lebih aman. Selain itu, viral di media sosial terkait aksi salah satu pelaku pencopetan yang direkam saksi, menunjukkan pentingnya keamanan dalam area tersebut.
Keberadaan pelaku pencopetan yang meresahkan memicu tindakan pencegahan, seperti Lisa yang harus lebih waspada dengan barang bawaannya dan memindahkan tas ke bagian depan tubuhnya saat melintas di area tersebut. Diharapkan, adanya penertiban, peningkatan pengawasan, dan kehadiran petugas keamanan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di sekitar JPO Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.





