Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menutup rangkaian pengusutan dari operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat. Setelah mengamankan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah, lembaga antirasuah itu kini disebut tengah mencari keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, dalam pengembangan perkara dugaan korupsi tersebut.
Pencarian Dimulai Sejak Selasa Malam
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik masih aktif melacak keberadaan Silmy Karim sejak Selasa malam. Menurut dia, langkah ini merupakan bagian dari pengembangan kasus yang sedang berjalan setelah OTT dilakukan. KPK, kata Budi, menegaskan semua pihak yang terkait harus kooperatif agar proses hukum tidak terhambat.
βTim masih melakukan pencarian,β ujar Budi Prasetyo, sembari mengingatkan bahwa siapa pun yang berkaitan dengan perkara ini sebaiknya tidak mempersulit kerja penyidik. Sikap kooperatif dinilai penting agar rangkaian pemeriksaan bisa segera mengungkap konstruksi dugaan korupsi di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat.
Belasan Orang Diamankan, Barang Bukti Ikut Disita
Dalam operasi tersebut, KPK tidak hanya menangkap belasan orang, tetapi juga menyita sejumlah barang yang diduga terkait tindak pidana korupsi. Dari lokasi OTT, penyidik mengamankan kendaraan, uang tunai dalam mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, serta logam mulia emas.
Temuan itu menunjukkan bahwa perkara yang sedang ditangani KPK bukan sekadar dugaan pelanggaran administratif, melainkan berpotensi melibatkan aliran dana dan aset yang nilainya tidak kecil. Hingga kini, penyidik masih menelusuri keterkaitan barang bukti itu dengan peran masing-masing pihak yang telah diamankan.
Pengembangan Kasus Masih Berjalan
Hingga saat ini, operasi KPK masih berlangsung dan diperkirakan akan berkembang ke sejumlah wilayah di luar Jakarta. Tim penyidik terus mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk memperkuat dugaan korupsi yang tengah diselidiki. Kasus ini menjadi sorotan karena menyeret nama pejabat di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat dan membuka kemungkinan adanya jejaring yang lebih luas.
Di tengah proses yang masih bergerak, perhatian publik kini tertuju pada sejauh mana KPK dapat menuntaskan pencarian terhadap Silmy Karim dan mengurai peran setiap pihak yang diduga terlibat dalam OTT tersebut.




