Polres Jakpus Sita 28,3 kg Ganja dan 3,3 kg Sabu

by -167 Views

Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Obat Berbahaya

Polres Metro Jakarta Pusat melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan obat berbahaya hasil pengungkapan tujuh perkara. Hal ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas penanganan kasus dan komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Penindakan dilakukan secara tegas sejalan dengan upaya pencegahan melalui edukasi dan sinergi bersama masyarakat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Penindakan dan Pengungkapan Kasus

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari lima perkara narkotika dan dua perkara obat berbahaya yang diungkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat. Barang bukti termasuk 28,3 kilogram ganja, 3,3 kilogram sabu, 17.057 butir ekstasi, 15,32 gram tembakau sintetis, 1.044 cartridge etomidate, serta 7.972 butir obat berbahaya.

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat juga berhasil menangani delapan kasus peredaran obat keras selama bulan Juni 2026 dengan menangkap sembilan tersangka. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sebanyak 5.315 butir obat keras berbagai merek.

Langkah Pencegahan

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S Kuncoro, menjelaskan bahwa pemberantasan narkotika dilakukan tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan mengedepankan langkah pencegahan. Jajaran kepolisian terus menggencarkan sosialisasi mengenai bahaya narkoba ke sekolah-sekolah dan masyarakat.

Dengan langkah penindakan yang diiringi upaya pencegahan, diharapkan peredaran narkotika dapat ditekan dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan narkoba dapat meningkat.

Polri menegaskan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Pengungkapan kasus yang dilakukan juga diharapkan mampu menyelamatkan banyak jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Source link