Merasakan Kenyamanan Bepergian Tanpa Dompet di Sulsel

by -38 Views

Masyarakat Sulawesi Selatan Semakin Nyaman dengan Cashless Society

Peta keuangan di Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang mengalami pergeseran signifikan ke arah cashless society. Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat lonjakan besar dalam adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian utama transformasi digital di wilayah tersebut.

Lonjakan Volume Transaksi Digital

Menurut data terbaru dari BI Sulsel, pada bulan Juni 2026, volume transaksi digital menggunakan QRIS mencapai 28,8 juta transaksi, mengalami lonjakan sebesar 139,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini memberikan dorongan besar pada perputaran uang digital, dengan nominal transaksi bulanan mencapai Rp2,57 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menyatakan bahwa basis pengguna QRIS di Sulsel telah mencapai 1,48 juta pengguna, meningkat 17,47 persen. Tidak hanya itu, jumlah merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS juga meningkat menjadi 1,46 juta, tumbuh sekitar 16,5 persen.

Perubahan Perilaku Ekonomi Masyarakat

Guru Besar bidang Ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Anas Iswanto Anwar melihat lonjakan transaksi QRIS di Sulawesi Selatan sebagai indikasi perubahan perilaku ekonomi masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menggunakan uang tunai, tetapi juga semakin banyak melakukan transaksi nontunai.

Prof. Anas menekankan pentingnya literasi keuangan digital bagi masyarakat. Meski cashless society membawa kemudahan, namun konsumen perlu membangun disiplin finansial dalam menggunakan layanan digital. Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Indonesia Sulsel dalam melindungi konsumen dan meningkatkan literasi keuangan.

Dengan sinergi antara perluasan ekosistem digital, pemeliharaan sistem pembayaran tunai yang kuat, dan edukasi kepada masyarakat, Bank Indonesia Sulawesi Selatan berhasil membangun fondasi ekonomi yang aman, tepercaya, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Source link