PT Semen Tonasa Gelar Building Bonds: Membangun Kolaborasi dan Budaya Kerja Solid

by -257 Views

PT Semen Tonasa memilih jalur yang berbeda untuk memperkuat organisasi: bukan lewat rapat panjang, melainkan lewat Building Bonds. Kegiatan yang digelar di Lapangan Golf Tonasa 1 ini menjadi ruang pertemuan antara karyawan dan manajemen dari berbagai level serta unit kerja, dengan satu tujuan utama: membangun hubungan kerja yang lebih solid, terbuka, dan saling percaya.

Bangun kedekatan lintas unit, perkuat budaya kerja

Program yang diinisiasi Departemen Human Capital PT Semen Tonasa ini sejalan dengan arah strategis Semen Indonesia Group (SIG) untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika industri yang terus berubah, perusahaan menempatkan kebersamaan dan komunikasi lintas bagian sebagai fondasi penting agar kolaborasi tidak berhenti di level slogan.

Fokus kegiatan ini bukan sekadar penguatan relasi antarkaryawan, tetapi juga peneguhan kembali nilai-nilai budaya kerja Tonasa. Pada batch pertama, kegiatan diikuti 140 peserta, dan rangkaian program dijadwalkan berlangsung dalam tujuh batch hingga Desember mendatang. Skema bertahap ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin menjangkau lebih banyak insan Tonasa secara merata, bukan hanya kelompok tertentu.

Pesan manajemen: kolaborasi harus hidup di semua lini

Direktur Utama PT Semen Tonasa, H. Anis, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan organisasi. Menurut dia, komunikasi yang sehat dan kolaborasi yang kuat harus tumbuh di seluruh lapisan perusahaan agar kerja bersama tidak mudah terhambat oleh sekat antarunit. Pesan itu menjadi relevan di tengah kebutuhan perusahaan untuk tetap adaptif dan responsif terhadap tantangan bisnis.

Selain sesi penguatan internal, kegiatan Building Bonds juga diisi dengan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Langkah ini memperlihatkan bahwa penguatan budaya kerja di PT Semen Tonasa tidak dilepaskan dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Hadapi disrupsi dengan kepemimpinan yang tangguh

Program ini turut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Indrabayu, ST., MT., M.Bus.Sys., IPM, ASEAN Eng., Ketua Departemen Teknik Informatika Universitas Hasanuddin. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Membangun Kepemimpinan Tangguh di Era Disrupsi”, ia menekankan pentingnya kepemimpinan adaptif, integritas, dan kesiapan menghadapi perubahan yang kian cepat di lingkungan kerja modern.

Melalui Building Bonds, PT Semen Tonasa tampak tidak hanya membangun kedekatan antarpegawai, tetapi juga merangkai ulang cara kerja yang lebih inklusif dan kolaboratif. Di saat banyak perusahaan berbicara soal transformasi, Tonasa memilih memulainya dari hal yang paling mendasar: hubungan manusia di dalam organisasi.