Inovasi ITP Takalar: Kunjungan Peneliti Internasional dan Resmikan Pusat Teknologi Desa

by -89 Views

Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar menerima kunjungan tamu istimewa dari Nanotech Indonesia Global dalam rangka penguatan kerja sama pengembangan teknologi maju dan pemberdayaan desa. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kuliah umum serta penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan Pusat Penerapan Teknologi Maju dan Pemberdayaan Desa (ACTIVE), Selasa 16 Desember 2025 di Aula Kampus ITP.

Dr. Abu Saad Ansari, peneliti dan akademisi dari Incheon National University, Korea Selatan, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini. Dengan latar belakang yang inspiratif, beliau memberikan motivasi kuat bagi civitas akademika Institut Teknologi Pertanian untuk berani bermimpi dan berkiprah di tingkat global.

Pendiri ITP Takalar, Dr. Syamsari, S.Pt., M.M, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para peneliti dan pengusaha yang telah berkiprah di level internasional. Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dan dosen dalam membangun inovasi berbasis desa.

Rektor Institut Teknologi Pertanian, Dr. Hj Irma Andriani S.Pi M.Si, serta jajaran dosen dan mahasiswa turut hadir dalam acara tersebut. Para pembicara dalam suasana penuh inspirasi menekankan pentingnya berpikir global tanpa meninggalkan identitas lokal. Materi yang diungkapkan dalam sesi kuliah umum antara lain tentang pengembangan startup pendidikan, peluang beasiswa luar negeri bagi anak desa, serta penerapan teknologi nano di bidang pertanian.

Dalam acara tersebut, Dr. Abu Saad Ansari menegaskan pentingnya persiapan sebagai insan yang bermanfaat dan berdaya saing internasional. Penyerahan Surat Keputusan untuk Pusat Penerapan Teknologi Maju dan Pemberdayaan Desa menunjukkan komitmen nyata Institut Teknologi Pertanian dalam mengintegrasikan riset, teknologi, dan pengabdian masyarakat berbasis desa.

Harapan besar dilontarkan agar pusat ini menjadi tempat lahirnya inovasi, startup, dan program pemberdayaan yang membawa Takalar dan desa-desa Indonesia ke panggung global.

Source link