Bengkel Muda Surabaya: Menggema Kembali di Usia 53 Tahun

by -75 Views

Produksi teater Bengkel Muda Surabaya (BMS) selalu memiliki tempat khusus di hati para pencinta seni di kota ini. Salah satu pertunjukan terbaru yang disajikan dalam rangka peringatan HUT ke-53 BMS Movement adalah Skolah Skandal dengan tema “Surabaya Ayo Bicara”. Meskipun hujan tak henti-hentinya mengguyur Surabaya, antusiasme penonton tetap tinggi. Sekitar 250 penonton setia menunggu pertunjukan dimulai pukul 21.00 WIB, menciptakan suasana yang khidmat di gedung teater.

Skolah Skandal sendiri merupakan naskah karya Akhudiat yang pertama kali dipentaskan pada Festival Seni Surabaya pada tahun 2011. Setelah sekian lama jarang dipentaskan, pertunjukan ini dihadirkan kembali sebagai bagian dari kebangkitan BMS. Sutradara Heroe Budiarto memilih naskah ini karena relevansinya dengan kondisi masa kini. Dalam cerita Skolah Skandal, berbagai realitas kehidupan diuangkan, termasuk kekuasaan, harapan, dan keadilan.

Pertunjukan tersebut disajikan dengan gaya ringan dan modern, dengan sentuhan tari dan lagu-lagu satire. Skolah Skandal tidak hanya mengkritik institusi hukum, tetapi juga menggugah pikiran para penonton tentang kebiasaan dan keheningan di masyarakat. Kolaborasi antara pemain senior dan pendatang baru menghadirkan sinergi yang kuat di atas panggung, menghasilkan konsistensi dan disiplin dari anak-anak muda BMS.

Dengan tekad untuk tetap memproduksi teater minimal sekali setiap tahun, BMS menandai komitmennya dalam menjaga tradisi seni teater di Surabaya. Sebagai salah satu sanggar teater tua dengan akar yang kuat dalam kebudayaan kota, BMS selalu membawa pemikiran segar dan refleksi bagi para penikmat seni Surabaya. Kehadiran BMS bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah gerakan yang terus mendorong kota ini untuk berkembang dalam ranah seni.

Source link