Pemerintah Kota Makassar terus mengupayakan penyelesaian polemik terkait pengelolaan Pasar Butung dengan matang. Sebelum diserahkan kepada Perumda Pasar, pihak-pihak terkait melakukan pembahasan bersama untuk memastikan proses transisi berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan hukum. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin memimpin pertemuan tersebut bersama jajaran kepolisian, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, dan Perumda Pasar.
Pihak terkait menegaskan komitmen mereka untuk membawa tata kelola pasar menjadi lebih profesional, transparan, dan berpihak kepada para pedagang dan masyarakat. Melalui kerjasama yang intensif, diharapkan polemik yang terjadi dapat segera diselesaikan dan Pasar Butung dapat dikelola secara sah di bawah pengawasan pemerintah daerah. Pembahasan dan koordinasi dilakukan secara intensif, termasuk dengan Kapolres Pelabuhan Makassar, untuk memastikan kesepakatan yang diambil memiliki dasar yang kuat dan tidak menimbulkan konflik di masa depan.
Wali Kota Munafri juga menekankan perlunya memahami pandangan yang berbeda-beda dalam menyelesaikan permasalahan ini. Dialog terbuka dan mediasi dianggap sebagai kunci untuk mencapai penyelesaian yang tepat dan bertanggung jawab. Diharapkan Polres Pelabuhan Makassar dapat memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan seluruh pihak terkait dalam forum resmi. Semua pihak diharapkan dapat duduk bersama untuk mencapai kesepakatan yang memuaskan dan memastikan proses pengelolaan pasar berjalan lancar.





